Utilization of Coconut Pulp as Raw Material for Making Candied Balls
DOI:
https://doi.org/10.55927/marcopolo.v3i9.151Keywords:
Coconut Pulp, Candied, OrganolepticAbstract
Coconut is an abundant tropical commodity in Indonesia, including Bali, with production reaching 66,343 tons in 2023. Although coconut meat and water have been optimally utilized, coconut pulp waste remains underutilized and has the potential to pollute the environment. In fact, coconut pulp contains high dietary fiber and has the potential to be used as a raw material for functional foods. This research aims to develop candied balls from coconut pulp as an alternative value-added food. This product is designed to extend shelf life, enhance aesthetic value, and utilize ingredients available throughout the year. Organoleptic tests were conducted to assess taste, aroma, color, and texture. The results showed excellent scores (84.4%–89.6%), proving that coconut pulp can be processed into sensory foods that are acceptable to consumers and environmentally friendly.
References
Auliya, A., & Aprilia, D. N. (2017). Pengaruh hygiene pengolahan makanan terhadap Kualitas makanan di Hotel Aston Rasuna Jakarta. Jurnal Hospitality Dan Pariwisata, 2(2).
Barlina, R. (2004). Potensi buah kelapa muda untuk kesehatan dan pengolahannya. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 3(2), 46-60.
Banu, L. S. (2020). Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah dan Ampas Kelapa sebagai Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Beberapa Tanaman Sayuran. Jurnal Ilmiah Respati, 11(2), 148-155.
Dirjenbun. 2012. Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Tahunan. Available at http://ditjenbun.pertanian.go.id/tinymcpuk/gambar/file/Ped oman Teknis Pengembangan Tanaman Kelapa. pdf. Diakses 5 Mei 2018.
Elyana, P. 2011. Pengaruh Penambahan Ampas Kelapa Hasil Fermentasi Aspergillus oryzae DALAM PAKAN KOMERSIAL
Faisal, M., & Samsia, N. (2023, August). Pengaruh Suhu Dan Waktu Pengeringan Terhadap Sifat Fisik Kimia Dan Organoleptik Manisan Kering Buah Pepaya. In Proceeding Of Student Conference (Vol. 1, No. 3, pp. 133-143).
Handaruwati, R. R., Purwatiningsih, E., & Asih, P. D. (2020). Penetapan Kadar Asam Benzoat Pada Manisan Buah Mangga Yang Dijual Di Pasar Dan Swalayan Di Wilayah Pondok Gede. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan, 8(1), 89-92.
Mulyadi, A., Yoswaty, D., Lukistyowati, I., Sari, T. E. Y., Pamukas, N. A., & Adelina, A. (2019, September). Pengolahan kelapa jelly dan manisan kelapa di Desa Binaan Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar Provinsi Riau. In Unri Conference Series: Community Engagement (Vol. 1, pp. 267-276).
Muaris, H. (2003). Manisan buah. Gramedia Pustaka Utama.
Putri, M. F. (2014). Kandungan gizi dan sifat fisik tepung ampas kelapa sebagai bahan pangan sumber serat. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana Dan Boga, 1(1).
Purba, M. F., Djarkasi, G. S., & Langi, T. M. (2021). Tingkat kesukaan panelis dan sifat kimia manisan kering kelapa (Cocos nucifera L.) Dengan variasi penambahan sukrosa. Sam Ratulangi Journal of Food Research, 1(1), 20-26.
Prasetyo, B. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Pratami, N. F. (2012). Proses produksi manisan basah pare “sanre”.
Rahayu, W. P. (2001). Penuntun praktikum penilaian organoleptik. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pangan. IPB. Bogor.
Singh, M. A., & Singh, S. K. (2019). Sensory evaluation and consumer acceptance of traditional and processed foods. Journal of Food Science and Technology, 56(3), 123-128.
Siska. (2025, 28 Januari). Langkah mudah bikin bola‑bola manisan pepaya yang digemari si kecil. Oku Timur Pos. Diakses 31 Juli 2025.
Sanatang, S., & Purnama, T. (2021). Pemanfaatan Ampas Kelapa Sebagai Tepung Yang Mempunyai Serat Tinggi Untuk Bahan Baku Pembuatan Kue Pencegahan Konstipasi. Jurnal Pengabdian Saintek Mandala Waluya, 1(1 April), 22-27.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian Pendidikan pendekatan kuantitatif. Bandung Alfabeta
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susiwi, S. (2009). Analisis Sensorik Pangan. Yogyakarta: Graha Ilmu. Tarwendah, S. (2017). Dasar-Dasar Pengujian Sensoris. Bandung: Alfabeta.
Soekarto, R. (1992). Penilaian Organoleptik untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta: Bina Aksara.
Swamilaksita, P. D., Pratama, W., Angkasa, D., Fadhilla, R., & Ronitawati, P. (2021). Pemanfaatan ampas kelapa dan tepung kedelai dalam pembuatan roti tawar tinggi protein. The Journal of Nutrition and Culinary, 2(1), 1-13.
Tarwendah, S. (2017). Dasar-Dasar Pengujian Sensoris. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, W., & Suryani, T. (2013). Pemanfaatan kulit pisang (Musa paradisiaca) sebagai bahan dasar nata de banana peel dengan penambahan gula aren dan gula pasir (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Yulvianti, M, Ernayati, W, Tarsono, R. Alfian, M. 2015. Pemanfaatan Ampas Kelapa Sebagai Bahan Baku Tepung Kelapa Tinggi Serat Dengan Metode Freeze Drying. Jurnal Integrasi Proses Vol. 5, No. 2 pp: 101 – 107.










